Visi Misi Dan Arah Kebijakan Pembangunan

Visi Pembangunan

“Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mojokerto Yang Mandiri, Sejahtera Dan Bermartabat Melalui Penguatan Dan Pengembangan Basis Perekonomian, Pendidikan Serta Kesehatan”.

Bermakna bahwa untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Mojokerto yang mandiri dan berkembang dengan basis perekonomian, pendidikan, dan kesehatan, mewujudkan masyarakat Kabupaten Mojokerto yang sejahtera dan berkembang dengan basis perekonomian

pendidikan, dan kesehatan, dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Mojokerto yang bermartabat dan berkembang dengan basis perekonomian, pendidikan, dan kesehatan.

Misi

Selanjutnya untuk mewujudkan Visi sebagaimana dimaksud diatas maka kami jabarkan melalui Misi Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk periode 2016-2021 sebagai berikut:

  • Meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang selaras dengan semangat revolusi mental untuk memperkuat citra PNS sebagai abdi negara sekaligus pelayanan
  • Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, bersih dan berwibawa melalui penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan yang lebih professional, aspiratif, partisipatif, dan
  • Memangun kemandirian ekonomi yang berdimensi kerakyatan untuk meningkatkan kesejahteraan melalui penguatan struktur ekonomi yang berorientasi pada pengembangan jaringan infrastruktur, UMKM, agrobisnis, agroindustry, dan
  • Membuka ruang komunikasi yang efektif dan efisien untuk menumbuh kembangkan kepercayaan social (social trust) dan menstimulasi kreatifitas serta inovas masyarakat berlandaskan pada etika budaya dan kearifan lokal yang lebih
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan cara memperbesar peluang memperoleh akses pendidikan yang lebih bak untuk mengoptimalkan kemanfataan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Memperlebar akses dan kesempatan untukk memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah dan murah serta mampu menjangkau semua lapisan

 

Memperkuat kondusifitas ketertiban dan keamanan serta peningkatan pemberian pelayanan prima di semua sektor bagi masyarakat.

Tujuan

  • Tujuan pembangunan Kabupaten Mojokerto adalah penjabaran atau implementasi dari misi daerah yang akan dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu 2016- 2021, yang bersifat kualitatif ataupun kuantitatif. Adapun tujuan pembangunan Kabupaten Mojokerto untuk mewujudkan Misi Pembangunan Kabupaten Mojokerto tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:
  • Pemberian pembinaan peningkatan disiplin dan peningkatan SDM serta peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kehidupan bermasyarakat;
  • Pelaksanaan reformasi birokrasi dan peningkatan kinerja aparatur Pemerintah Daerah;
  • Pemerataan pertumbuhan ekonomi sesuai potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Mojokerto;
  • Peningkatan hubungan yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan Masyarakat;
  • Peningkatan pelayanan pendidikan bagi masyarakat;
  • Peningkatan pekayanan kesehatan yang murah dan berkualitas;
  • Peningkatan pemberian perlindungan keamanan serta pemberian perlindungan keamanan serta pemberian pelayan prima.

Sasaran

Sasaran adalah merupakan penjabaran dari tujuan yang diukur dengan jelas, terintegrasi, terkoordinasi dan konsisten yang akan dicapai dalam kurun waktu 2016–2021 di Kabupaten Mojokerto adalah sebagai berikut :

  • Meningkatnya kualitas     keimanan     dan     ketaqwaaan     serta implementasinya dalam kehidupan masyarakat;
  • Meningkatnya sumber daya manusia PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto;
  • Meningkatnya kualitas PNS selaku pelayan masyarakat;
  • Meningkatnya proesionalisme apparatur Pemerintah Daerah sekaligus membangun terwujudnya aspirasi, partisipasi dan transparansi serta keterlibatan peran serta masyarakat;
  • Teciptanya peran serta masyarakat dalam pembangunan ekonomi berdimensi kerakyatan;
  • Terciptanya infrastruktur perekonomian dalam peningkatan pemberdayaan lingkungan social ekonomi;
  • Tumbuh dan berkembangnya usaha agrobisnis, agroindustry dan pariwisata serta ketertiban UMKM secara aktif;
  • Terjalinnya hubungan harmonis dengan organisasi kemasyarakatan, keagaaman, tokoh agama dan tokoh masyarakat;
  • Terjalinnya hubungan yang harmonis serta koordinasi yang efektif mulai dari Pemerintah Daerah sampai ketingkat Pemerintahan terendah (Pemerintah Desa);
  • Terserapnya informasinya, kreativitas dan inovasi masyarakat dan turut serta pada pembangunan daerah;

Meningkatnya prasarana pendidikan, tenaga pendidik dan prasarana lainnya yang dapat mendukung terbentuknya SDM yang berkualitas.